Proses Pembuatan Madu


Sahabat yang berbahagia, hampir semua orang mengenal madu, tulisan singkat ini memberikan gambaran bagi kita bagaimana madu dihasilkan. Selamat membaca, semoga bermanfaat.


Madu tersusun atas beberapa senyawa gula seperti glukosa dan fruktosa serta sejumlah mineral seperti magnesium, kalium, kalsium, natrium, klor, belerang, besi, dan fosfat. Madu juga mengandung vitamin B1, B2, C, B6 dan B3 yang komposisinya berubah-ubah sesuai dengan kualitas nektar dan serbuk sari. Di samping itu, di dalam madu terdapat pula sejumlah kecil tembaga, yodium, dan seng, serta beberapa jenis hormon.

Makanan lebah bersumber dari sari bunga (nektar). Nektar ini kemudian diolah menjadi madu dalam kelenjar lebah pekerja. Karena itu, madu dari sari bunga yang berbeda akan memiliki rasa, aroma dan manfaat yang berbeda pula.

Lebah pandu adalah lebah pekerja yang bertugas untuk mencari tempat sumber pakan. Setelah menemukan tempat sumber pakan mereka akan kembali ke sarangnya. Kemudian menginformasikan letak sumber pakan tersebut kepada koloninya. Informasi tersebut meliputi jarak dan arah yang harus dituju. Mereka menginformasikan melalui isyarat tarian yang disebut dengan tarian angka delapan.

Sebelum menjadi madu, ada empat tahap yang harus dilalui, sebagai berikut. Pertama mengumpulkan nektar dari tanaman. Kedua, mengubahnya menjadi gula invert yang terjadi ketika ada kontak antara nektar dan cairan saliva lebah pada saat lebah menghisap nektar dengan belalainya. Cairan saliva lebah mengandung enzim-enzim hidrolase sehingga pada tahap ini terjadi pemecahan gula. Ketiga, mengurangi jumlah kandungan air. Keempat, mematangkan madu di dalam sarang lebah.

Ketika musim bunga datang, suplai nektar menjadi sangat banyak. Pada kondisi seperti ini lebah berkembang biak dengan cepat sehingga perlu membentuk koloni baru. Koloni baru tersebut umumnya berasal dari ratu tua yang mengungsi akibat adanya ratu baru yang lahir. Ratu tua membawa separuh lebah pekerja dari koloni yang lama.

Nektar adalah senyawa komplek yang dihasilkan oleh kelenjar necteriffier dalam bunga dan berbentuk larutan gula dengan konsentrasi bervariasi. Sukrosa, fruktosa dan glukosa adalah komponen utama nektar, selain itu terdapat zat-zat gula lainnya dalam konsentrasi yang lebih sedikit. Kemudian terdapat juga zat lain dalam jumlah yang sedikit yaitu asam amino, resin, protein, garam dan mineral.

Jumlah madu yang dihasilkan oleh lebah tergantung dari jenis lebah, jenis bunga, keadaan bunga, musim dan iklim. Untuk menghasilkan satu kilogram madu, lebah harus mengunjungi empat juta kuntum bunga. Untuk menghasilkan satu kilogram madu, lebah harus menempuh penerbangan 90 ribu hingga 180 ribu kali mengunjungi bunga. Jika sekali penerbangan menempuh jarak tiga kilometer pulang pergi, maka total jarak perjalanan lebah sekitar tujuh kali keliling bumi. Wallahua’lam :-)


Tinggalkan komentar

Filed under Lebah dan Madu

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s